Showing posts with label LCD. Show all posts
Showing posts with label LCD. Show all posts

Service TV LCD dengan Cara Di Cut atau Sunat

Pada kesempatan ini akan kita bahas tentang solusi servis TV LCD dengan metode Cut jalur atau baisa disebut dengan istilah di Sunat, proses memperbaiki masalah kerusakan TV LCD dengan melakukan pemotongan jalur ini merupakan suatu Alternatif  perbaikan yang sangat mudah serta tergolong sederhana maka penyakit tv pun dapat teratasi hingga TV bisa terlihat nyala normal lagi, tapi disamping kemudahan itu tidak sembarang kita bisa langsung melakukan cut/sunat pada jalur begitu saja, tapi harus dengan pengalaman dan keahlian khusus juga. Uwalaah.. jadi gak segampang yang dibayangkan toh? Ya iyalah, jangan asal maen potong. Tukang sunat juga kalau asal maen potong sembarang bisa berbahaya kalo kepleset sasaran :).

Memang servis alat elektronik itu kadang kala dihadapkan dengan resiko, termasuk apabila kita memperbaiki TV LCD, apabila tidak hati-hati malahan bakal jadi fatal akibatnya, seperti malah terjadi  COF Sobek atau kesalahan kelalaian lain, tapi yang penting kita hati-hati saja pasti aman dan yang penting harus pakai ilmunya. Dalam hal cut jalur panel TV LCD ini sebenarnya merupakan solusi untung-untungan juga, yaitu dengan metode sunat tv tersebut kadang bisa  bertahan lama atau sebaliknya, jadi sepenuhnya tidak bisa di prediksi juga.

Cara service dengan solusi Cut atau Sunat pada panel TV LCD


  • Hal yang perlu diperhatikan dalam proses cutting ini, dan menurut sumber-sumber yang didapat adalah, kadang terdapat dua bagian yang harus di cut, yakni jalur kiri dan kanan, tapi alangkah baiknya kita pilih satu diantaranya saja, kita cut antara bagian kiri atau kanan tinggal pilih saja salah satunya. Contohnya kita cut saja bagian kanan terlebih dahulu, jika sudah di cut/potong bagian kanan tapi tetep masih tidak ada perubahan yang berarti, maka harus kita sambung lagi kemudian pindah untuk cut bagian kiri sambil kita memperhatikan proses perubahan yang dihasilkan.
  • Dalam kerusakan yang terjadi seperti double gambar biasanya cuma terjadi pada panel-panel tertentu saja, dan panel produk Samsung merupakan panel yang banyak dipakai pada merek lain, contohnya seperti polytron, toshiba, sony dan merek samsung itu sendiri.
  • Seperti pada contoh kerusakan pada panel buatan samsung dengan IC COF Tunggal, row melewati kanan dan kiri, row itu yang mempunyai problem tidak sinkron antara kanan dan kiri nya, dengan demikian yang bermasalah tersebut harus dibuang, yang biasa para tuser sebut yaitu di Sunat atau Cut yang hanya menyisakan satu row saja.
Jadi apabila kita melakukan proses perbaikan dengan di Cut atau di Sunat, baik itu pada kerusakan double vertikal dengan cut CKV, CKVB, atau kerusakan yang lain,  itu termasuk solusi servis tv lcd untung-untungan juga, sebab kadang ada yang sanggup bertahan hingga setahun atau lebih, kadang juga hanya bisa bertaha satu minggu saja, maka dari itu yang punya tv tersebut juga harus memahaminya jika teknisi menjelaskan masalah tersebut, selagi yang punya tv belum mau ganti panel baru, ya dengan Cut atau Sunat itu solusinya.

Itulah sedikit ulasan tentang  cara service panel tv lcd dengan cara di cut jalur atau disunat, Service TV LCD dengan Cara Di Cut atau Sunat, ulasan tersebut bukan tentang kasus kerusakan yang terjadi dengan solusi sunat, tapi tentang kasus kerusakanya kita akan bahas lain waktu saja biar nulisnya gak kepanjangan, semoga bermanfaat.

Lampu LED TV LCD


Banyak yang belum paham tentang lampu led tv lcd, yaitu yang berguna dan dipakai sebagai untuk pencahayaan yang menerangi layar tv lcd, berikut dibahas secara ringkasnya tentang lampu led tv lcd tersebut.

Lampu led berdasarkan tegangan ada 2 macam,
yaitu 3.5v dan 7v
Sebuah led 3.5v dpt dicek dg ohm meter poisis 1x
Sebuah led 7v dpt diperiksa dg batery 6v, sebaiknya diseri dg R 100 ohm.

Kerusakan lampu led ada 2 macam.
Putus = diukur bolak-balik tidak gerak.
Short = diukur bolak-balik jarum menunjukkan nol.

Bentuk lensa ada 2 macam.
Lensa cembung dan lensa cekung.
Penggantian beda lensa beresiko sinar tidak merata.

Sinar led ada macam2.
Setahu saya ada yg putih dan ada yg kebiru-biruan.

Berapa tegangan BL Inverter?
Kalau pertanyaanya seperti ini jawabanya "gak tahu”
Silahkan bongkar panel cek tegangan satu led berapa volt, hitung jumlah semua led.
Kalau dipasang seri semuanya tinggal hitung sendiri = tegangan led X jumlah led yg diseri, ini merupakan tegangan maksimum, misalnya 3.5 x 18 = 73v.
Tapi kadang tegangan BL inverter tertulis pada board power supply, misalnya 95v 250mA
Tegangan BL inverter jika ada beban dan tidak ada beban karena led ada yang putus TIDAK SAMA.
Tegangan BL goyang-goyang biasanya menunjukkan lampu led ada yg mati.

Kalau ingin bisa cek lampu led dari luar, buat power supply 200mA yang tegangannya dapat di Adjust mulai dari 20v hingga 200v. Coba beri tegangan dari rendah dulu, terus di ajust naik pelan-pelan.

Pengalaman lcd yang lampu lednya putus, disebabkan adjustmen BL maksimum (100%), maka agar kerusakan tidak terulang, turunkan adjustment BL jadi sekitar 50% saja.
Atau turunkan tegangan PWM-DIM dengan modifikasi resistor.
Lampu led dapat di TEST atau dihidupkan dengan tanpa penel kaca dipasang dulu.

Itulah sekilas tentang lampu led tv lcd, semoga tulisan ini bermanfaat bagi yang belum mengetahuinya.

Cara Servis TV LCD/LED LG Problem Suara Gemeresek Atau Ngerosok

Kali ini problem kerusakan yang dialami oleh Masagus Ibrahim yang mendapati service tv LCD/LED merek LG 32LD330, dengan kerusakan masalah audio tv lcd LG  ini suaranya saat baru on hanya suara gemerasak meskipun volume diposisi minimal tetep ada suara ngerosok seperti itu. Setelah 5-10 menit lebih suara gemerasak berangsur berkurang, kemudian barulah terdengar suaranya normal tapi tidak begitu jernih dengan sesekali gangguan seperti awal on.

Kemudian tv lcd lg ini dicoba melihat pada posisi siaran yang signalnya kurang baik, ternyata terlihat raster ikut juga terganggu saat suara gemerasak itu berbunyi, jadi intinya suara tersebut mempengaruhi juga keadaan gambar di layar jika bunyi audio ngerosok tersebut

Pemeriksaan awal pada kerusakan audio tv lcd ini adalah dengan mengecek dulu semua tegangan dari psu (power supply) dan ternyata terdeteksi normal saja. Begitu juga dengan vdd 1,8v, 3,3v, sda/scl dan 20v (16v) hadir hingga ke pin IC NTP-3200.

Kemudian dilanjutkan pada pengecekan tes elko semua OK saja, dan perburuan tersangka penyebab kerusakan problem audio ini akhirnya terhenti di R 676 100 ohm di pin 17 SData NTP-3200 yang kedapatan pada posisi sudah melar.

Setelah pergantian R676 tersebut akhirnya suara kembali jernih tanpa gemeresek kembali, suara dan gambar tv lcd ini juga kembali normal seperti sediakala, dan servis tv lcd LG yang rusak audio terdengar gemeresek/ngerosok ini tuntas sampai disitu, dengan pergantian komponen Resistor 100 ohm yang bisa dilihat jelasnya pada gambar dan skema.

Sekian tentang cara memperbaiki TV LCD merek LG yang mempunyai masalah audio, yaitu terdengar ngerosok walaupun volume di kecilkan tapi tetap suara tersebut masih ada, semoga pengalaman seperti itu bisa bermanfaat juga bagi rekan semua.

Masalah Lampu Led TV LCD Mengalami Kerusakan Berulang-Ulang

Mengalami Masalah seringnya menjumpai kerusakan lampu led secara berulang, tidak jarang kita temui kerusakan secara berulang pada lampu Led TV LCD yang merupakan factor utama yang penting pada pencahayaan tv lcd, dan berikut ini merupakan analisa secara teknis dan solusinya.
Berikut adalah buat analisa teknis berdasarkan beberapa hal seperti dibawah ini, serta menjelaskan sulusinya secara teknis pula tentang masalah lampu Led TV LCD yang mengalami kerusakan secara berulang ulang.

Pertama : Pernah ketemu modul power supply LED LCD 32 inch, pada board tercantum yang tertulis nya “INVERTER 135v 250mA”. Dari sini maka kami simpulkan bahwa lampu led membutuhkan arus TIDAK LEBIH dari 250mA.

Kedua :  Percobaan menggunakan sebuah lampu led.
Diberikan arus 50mA belum nyala, Setelah lebih dari 50mA baru lampu led mulai menyala.
Led mulai menyala terang jika diberi arus antara 100-150mA.
Kemudian arus coba dinaikkan terus dengan dinaikkan diatas 150mA, dan memang terangnya tidak terlalu nampak bertambah lagi.
Dan ketika mencapai 300mA lampu led langsung rusak.

Ketiga : Lihat skema. Tegangan Vcc untuk lampu backlight adalah tetap.
Terang-gelapnya lampu led backlight BUKAN diatur dengan merubah tegangan Vcc.
Terang-gelapnya diatur oleh FET.2 yang mengatur besarnya arus yang melalui serial lampu backlight.
Dengan sistim yang dinakan PWM (pulse wave modulation)
PWM mengatur (nyala-mati)2 lampu led dengan frekwensi tinggi, sehingga kita melihatnya seakan-akan led hidup terus.
Jika periode mati lebih lama dibanding periode nyala, maka led akan menyala redup.
Sebaliknya jika periode nyala lebih lama dibanding periode mati, maka led akan menyala makin terang.

Keempat : Inverter dikontrol ON-OFF oleh motherboard lewat BL-on . Saat ON tegangan sekitar 3 atau 4v.
Terang-gelap lampu led dikontrol oleh PWM_DIM . Tegangan dapat berubah mulai sekitar 2 ~ 3.5V sesuai setting backlight berapa %. Jika tegangan 2v maka nyala lampu led akan nyala redup. Dan jika tegangan 3.5v maka lampu led akan nyala paling terang.

Dari keempat alasan tersebut, maka untuk menghindari lampu led yang sering mati berulang. Maka kemungkinan dapat dicegah dengan cara ini, yaitu mengatur agar arus lampu led cukup antara 100mA sampai 150mA saja.

Cara mengatasi lampu led TV LCD sering rusak berulang, Adapun acaranya adalah :

  • Sediakan R esistor 1 ohm/2w.
  • Putus jalur Vcc ke konektor lampu led seperti pada gambar.

  • Pasang seri Resistor tersebut.
  • Ukur tegangan-tegangan pada kedua kaki Resistor.
  • Nyalakan pesawat.
  • Berdasarkan Hukum Ohm V = I x R maka dapat diketahui berapa seharusnya tegangan pada kaki-kaki R 1ohm/2w agar arus led adalah antara 100mA dan 150mA.
Kecilkan nilai R2 pada PWM_DIM input agar tegangan pada Resistor 1 ohm/2w antara 0.1v sampai 0.15v.
Untuk mengecilkan R2 tidak perlu melepas R yang sudah ada, tapi cukup paralel saja dengan R lain, pilih dan coba-coba dengan nilai yang berbeda-beda sehingga diperoleh tegangan yang pas pada R 10hm/2w.

Mengenal Fungsi AC-det Pada TV LCD

Tidak semua tv LCD diperlengkapi dengan sirkit AC-det, oleh sebab itu kadang juga kita bisa terlupakan pada hal ini.

Apa yang disebut dengan AC-det ?

AC-det adalah fungsinya untuk memonitor tegangan listrik AC input, jika tegangan kedapatan drops, maka AC-det ini bakalan aktif "meRESET Mikrokontrol" sehingga mikrokontrol tidak akan aktif bekerja.

Analisa tentang hal ini berfungsi untuk menjaga supaya tidak terjadi data corupt (data error) apabila tegangan listrik tiba-tiba drops.

Normal pin AC-det pada konektor Power Supply ke Main-board harus ada tegangan antara sekitaran 3v sampai 4v, apabila pin ini tidak ada tegangan sedangkan tegangan listrik normal, maka hal tersebut menunjukan bahwa sirkit AC-det ada komponen yang mengalami kerusakan.

Gambar diatas adalah sebuah contoh sirkit AC-det yang sederhana. Pada kondisi normal tegangan AC input akan menembus dioda zener DZ1, sehingga basis Q1 ada tegangan.

Apabila listrik drop, maka tegangan tidak bisa menembus DZ1, dan basis Q1 teganganya Nol, dapat info pada merek Sharp, apabila tidak ada tegangan AC-det kadang pesawat tidak mati, tapi akan mengakibatkan suara hilang.

Kerusakan TV LCD yang Fatal dan Susah Untuk Diperbaiki

Pemirsa basis-elektro, Melakukan Repair tv atau perbaikan tv memang kadang kala susah dan kadang gampang, semuanya diperlukan keahlian serta pengalaman, disini kita bahas beberapa kasus kerusakan tv LCD yang memang lumayan susah diperbaiki, atau jika kita perbaiki juga malah memerlukan biaya yang tidak tanggung-tanggung untuk membeli alatnya (harga alat mahal banget).

Jadi biasanya jika menemukan servisan yang seperti akan kita bahas sekarang lebih baik ditolak, atau tidak kita lanjutkan proses service nya, sebab malah akan membuang waktu saja, bahkan bisa juga akan membuat kita buang biaya sekedar untuk test dan coba-coba, berikut adalah beberapa penyakit kerusakan pada tv LCD yang susah untuk di service, saya catat disini buat jadi bahan perhatian dan pengalaman juga bagi pembaca yang mengalaminya.

1. TV LCD TOSHIBA 32 inch kerusakan adalah gambar garis-garis horizontal tidak karuan, dan setelah dibongkar ternyata ada yang terbakar bagian panel seperti terlihat pada gambar.

Kerusakan tv LCD seperti itu biasanya sudah sulit diperbaiki, sebab kerusakan fatal pada panelnya dan susah mencari gantinya, kalau ada harga panel sekitaran 1,2 juta tambah ongkos kirim 250 ribu dari jakarta, itu diperkirakan harga pada waktu sekarang, mungkin suatu saat bisa lebih murah? Hehe.

2. TV LCD SHARP LK315 dengan Tcon seperti terlihat pada gambar dibawah, dan mempunyai 3 kupingan, kasus kerusakan adalah layar tampak gelap, BL normal, multi power supply VGH/VGL Protek. Gambar terlihat hanya 1/3 bagian atas saja, sedangkan 2/3 kebawah terlihat gelap.





Problem kerusakan seperti diatas adalah disebabkan oleh kupingan bagian kanan-bawah short dan panas. Biasanya problem seperti ini sudah tidak bisa ditolong lagi atau susah untuk diservis, selain itu, membuka casing tv sharp itu juga susah seperti pada model Sharp 32L407I atau 32M407I , atau LG juga ada yg pakai panel ini yang memerlukan kerja keras saat membuka TV (tapi kerja extra keras juga lumayan olahraga biar keluar keringat :D,, ).

Dari gejala kerusakan diatas merupakan penyakit yang sulit untuk ditolong lagi, memang tv jaman sekarang itu lebih simple dan praktis, tapi ada beberapa part yang sulit untuk melakukan pergantian, misalnya disebabkan oleh part komponent tersebut nempel permanen dengan part utama yang lain sehingga susah dibongkar pasang, atau disebabkan oleh harga sparepart yang hampir mendekati harga beli seperangkat tv tersebut.

Semoga dengan pengalaman yang saya catat diatas tentang gejala kerusakan tv LCD yang sulit diperbaiki, dapat bermanfaat bagi pemirsa para pembaca blog ini, (kayak ada yang baca aja). Hehehe. Siapa tau kan ada yang baca dari planet lain nyasar, walaupun blog ini alakadarnya hasil catatan nemu ilmu-ilmu penting dan pengalaman yang diambil berbagai sumber, tapi semoga jadi bahan bacaan yang berguna saja, kalau ada catatan kan bisa dibuka kembali dikemudian hari ilmu dan pengalaman tersebut.

Kerusakan TV LCD Toshiba 50L2300 Layar Gelap Suara Normal

Kembali lagi dengan corat-coret tentang ilmu dan pengalaman service tv, baik dari pengalaman pribadi maupun dari para master elektro, kali ini pengalaman master pak Sumarsono Budiharjo pada saat repair/memperbaiki kerusakan tv LCD merek Toshiba 50L2300, yang mempunyai gejala kerusakan layar gelap tapi suara normal.

Aduuuh,,, tv ini bongkarnya lumayan bikin keringetan kmringet mandi peluh, soalnya cover bagian belakang dan depan saling cakot-cakotan alias saling gigit, mau gak mau terjadi sedikit pemaksaan sehingga banyak kuncian yang patah.

Inverter pada tv LCD ini pakai satu Driver BD9483, tapi Fet drivernya pakai 2 buah, demikian juga dengan trafonya ada 2 buah. Masing-masing untuk menDrive satu rentang Led BL (jadi disini ada dua rentang BL).

BL pertama kemudian dicek teganganya sempat keluar sekitar 150v kemudian drops, BL kedua dicek juga teganganya sempat keluar sekitar 250v terus drops.

Kesimpulan dari pengecekan diatas yaitu rentangan BL yang pertama masih normal, dan rentangan BL kedua ada yang putus, sehinggta tegangan terukur tinggi.

datasheet BD9483
Setelah led yang putus tersebut diganti (ada 2 buah) pesawat tv mulai dicoba dihidupkan dan ternyata BL tetap saja tidak mau nyala, posisi layar tetap gelap waduh waduh iki piye. Kemudian coba cari datasheet BD9483, sistim protek dimatikan dengan memasang R100k pada pin-16 (CP) ke gnd dan ternyaja josss, BL bisa nyala sekarang.

Setelah tv LCD Toshiba bisa nyala lagi layar sudah ada tampilan, diraba-raba FET Driver ternyata adem tidak panas, berarti aman dengan cara mematikan sistim protek. Saat dilihat gambar,, lho ko bagian bawah layar ada gangguan garis-garis horizontal hitam, kemudian dicoba pasang isolasi pada flatwire dari T-con ke panel, setelah ganti yang diduga ada kelainan tv juga ahirnya Cling dan mempunyai gambar normal lagi.

Prinsip Kerja Sirkit Protek ic Inverter Driver TV LCD



Sumarsono Budiharjo - Inverter backlight pada TV LCD umumnya dipasang 2 macam protek, yaitu
Protek Over Current, yaitu protek yang akan bekerja jika FET panas, beban short, atau trafo tegangan tinggi HV setengah short.

Protek Open Lamp, yaitu protek yang akan bekerja jika lampu putus atau sambungan lepas.

Pada saat lampu CCFL (semacam neon) atau lampu led backlight menyala pertama kali, maka arus dan tegangan yang bekerja pada lampu tersebut belum stabil. Maka dalam hal ini sistim protek DITUNDA bekerjanya terlebih dahulu selama beberapa detik.

Prinsip kerja sirkit protek ic Inverter Driver.

Pengaturan penundaan dilakukan dengan memasang sebuah kapasitor pada salah satu kaki ic inverter.
Saat nyala pertama kali, kapasitor masih kosong, sehingga tegangan nol. Kemudian melalui sebuah R kapasitor tersebut akan mulai diisi muatan dan tegangan secera bertahap akan naik. Jika tegangan telah naik mencapai sekitar 2.5v atau 3 v….maka sistem protek baru mulai aktif bekerja. Makin besar nilai kapsitor makin lama waktu penundaan.

Kadang diperlukan untuk melumpuhkan sistim protek saat melakukan repair inverter. Oleh karena itu untuk melumpuhkan sistem protek umumnya dapat dilakukan cukup dengan memasang sebuah R 100k pada kapasior tersebut. Dengan demikian kapasitor tidak dapat diisi karena selalu dibuang melalui R tersebut.

Untuk mencari pin protek sebuah ic, maka cari datasheet ic tersebut. Pin protek umumnya ditandai dengan tulisan CP,SCP, Timer, Timer latch, SST. Menghidupkan inverter dengan sistim protek yang dilumpuhkan....maka segera raba FET inverter.....jika terasa panas....hal ini menunjukkan ada komponen yang rusak, misalnya tanfo HV, lampu CCFL gosong.

Service Tv Lcd Mati Total Mengakibatkan Mcb PLN Anjlok

Kerusakan yang terjadi Pada tv LCD dengan gejala mati total dan menyebabkan MCB PLN anjlok, setelah melakukan pemeriksaan pada bagian Regulator ternyata didapati TR Fet short atau konslet, inilah penyebab MCB atau KWH langsung anjlok jika tv dinyalakan atau dicolokan, kemudian diteruskanlah proses service tv lcd yang mati total dan membuat KWH langsung anjlok.

Setelah melakukan cek pada tegangan pin G "Gate" tr Fet tersebut, ternyata didapati teganganya tidak ada alias 0 volt, pantes saja Fet bisa rusak short/konslet begitu, lah wong tegangan G dicek gak ada tegangan entah raib kemana.

Kemudian diteruskanlah penelusuran penyebab tegangan G pada pin Fet tersebut bisa raib, dan ternyata ditemukan sebuah komponen R "Resistor" 507 yang berbentuk R smd dalam keadaan tewas atau putus, lalu diganti dengan R biasa/bukan smd yang nilainya 33 ohm, dan setelah pergantian R tersebut ahirnya pin Gate suda ada 3,8 v.

Lalu setelah semua diperiksa tegangan dipastikan normal, termasuk tegangan utama pada kaki G (gate) Fet sudah ada normal tegangan, dipasanglah kembali dengan Fet baru 7n65, dan ahirnya Power Supply kini sudah berjalan normal tanpa anjok KWH lagi saat dicolokan.

Selanjutnya langsung tancapkan socket pada MB "Main Board" dan tv lcd pun dicoba dinyalakan, tv pun bisa start tapi masih juga ada kendala yaitu BL kedap-kedip (BL jadi mogok), dan ternyata BL didapati ada yang setengah tewas, setelah dikira semua beres tv dicoba kembali dengan hasil yang normal tanpa ada gangguan lagi.

Itulah catatan ulasan cara service tv LCD yang gejala awal konslet bikin anjlok Mcb PLN, semoga ada manfaatnya ditulis pada blog basis-elektro ini, dan jika kita mengalami gejala kerusakan yang sama, tulisan ini bisa menjadikan sedikit arahan dalam proses perbaikan service tv LCD biarpun hanya gejala kerusakan yang spele dan problem biasa.

Mengetahui Cara Kerja TV LCD dan Diagram Blok

Pada perangkat elektronik tv LCD terdapat didalamnya merupakan bagian-bagian atau blok, serta yang dilengkapi dengan komponen-komponen didalam setiap blok tersebut, yang satu sama lainya mempunyai perhubungan dan keterkaitan kerja sama rangkaian hingga akan menghasilkan gambar yang dapat kita tonton.

Tiap-tiap blok mempunyai fungsi masing-masing, sehingga jika ada salahsatu blok yang bermasalah tentunya tv LCD tersebut tidak akan bisa nyala dengan normal, berikut adalah blok diagram TV LCD dan kita coba catat beberapa fungsi dari bagian blok tersebut dalam bahasan sederhana cara kerja tv LCD kali ini.

Melihat dari blok diagram tv LCD diatas maka dapat kita simpulkan dan disederhanakan sesuai dengan panel-panel blok yang terdapat pada tv LCD tersebut, yaitu diantaranya adalah blok Power Supply, Main board "Mikro Komputer", Inverter, Tuner, Mixer, dan Panel Kontrol. Pada panel Main Board terdapat seperti input HDMI dan USB, sedangkan input lainya seperti AV, Component, RS232C, input RGB dan input Antena terhubung pada blok Tuner. Kita bisa lihat pada gambar berikut:

Cara kerja tv LCD bagian serta fungsi Rangkaian


Blok Tuner

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa fungsi dari tuner adalah menerima sinyal RF dari Antena, kemudian mengolah sinyal RF tersebut menjadi sinyal video Pada Blok ini sinyal input dari RGB, kemudian component dan RS 232C juda dapat di-campur untuk bisa ditampilkan.

Blok Power Supply

Dalam bagian blok rangkaian Power Supply ini fungsinya untuk mensupply tegangan kerja ke setiap blok yang ada, seperti Main board, inverter, Panel control, Tuner. Tegangan input utama dari AC dirubah jadi DC dengan variasi tegangan sesuai kebutuhan masing-masing blok, dari mulai tegangan yang rendah sampai DC untuk tegangan tinggi yang mengarah ke bagian inverter.

Kemudian untuk tegangan Tuner dan Mixer biasanya diperoleh dari pembagian pada rangkaian bagian blok Main Board, jika power supply mengalami problem kerusakan maka akan berakibat tv LCD mati total.

Blok inverter

Pada bagian inverter ini mempunyai fungsi untuk menghasilkan tegangan tinggi, yang akan digunakan untuk memberikan tegangan pada lampu yang terdapat pada Panel LCD. Misalnya tegangan asalnya DC 24 v akan dinaikan dan dirubah menjadi AC yang mempunyai tegangan tinggi agar bisa menyalahan lampu tersebut, jika tegangan ke lampu putus atau tidak ada, tentunya akan berakibat layar tv LCD mengalami gelap tetapi suara masih tetap ada, sebab proses suara berada pada blok Tuner.

Bagian Mixer

Pada bagian mixer ini adalah berfungsi sebagai pengolahan gambar dalam proses Scanning, yaitu sinyal gambar yang berasal dari dari bagian Main Board, maka oleh mixer melakukan proses scanning dalam dua bagian gambar kanan dan kiri, jika salah satu kabel soket dilepas maka hanya akan muncul gambar separuh saja, dan sebagian lagi akan terlihat hanya raster putih, jika keduanya kabel output mixer kita lepas maka sinyal video tidak akan tampil, hanya akan terlihat raster putih semua pada layar.

Blok Mainboard

Pada blok bagian Main board ini terhubung ke bok Panel control, Tuner, Mixer, dan load speaker, dan dalam blok Mainboard juga terjadi pengolahan sinyal audio hingga menjadi audio yang terus diumpankan ke Load speaker, bisa diartikan bahwa power amplifier sudah ada langsung pada blok ini. Kemudian keluaran IF video yang berasal dari tuner diolah pada blok ini dan akan menjadi sinyal video yang diumpankan ke blok Mixer untuk selanjutnya proses scanning.

Selain itu fungsi Mainboard pada tv LCD juga adalah sebagai penerima perintah-perintah pengaturan dari control panel juga melalui remote dalam settingan suara, gambar, program input dan yang lainya. Jika Mainboar mengalami kerusakan biasanya akan terjadi kendala pada gambar, suara, program input serta bisa berakibat gejala pada fungsian lainya.

Bagian Control Panel

Pada bagian control panel ini terdiri atas 2 bagian, ada panel control untuk pengaturan manual juga terdapat panel sensor dari remote, panel control tv lcd ini yaitu terdapat kumpulan switch puhh button untuk ditekan saat akan mengatur program, misalnya memindahkan saluran atau naik turun volume, terdapat juga pengaturan menu serta fasilitas lainya.